Pamer Jersey Anyar Egy Maulana Vikri FK Senica

Pamer Jersey Anyar Egy Maulana Vikri FK Senica – Egy belum dapat ditentukan menempuh debut bersama Senica dikala menyajikan Pohronie malam ini.

cheap-authenticjerseys.us Manajemen FK Senica kemarin dengan cara sah sudah memperlihatkan jersey terkini mereka yang dibuat apparel kediaman atas bumi buat masa 2021/ 22. Player Indonesia Egy Maulana Vikri tampak selaku salah satu bentuk dalam peresmian jersey itu.

Baca Juga :  Jersey Ronaldo Kembali Pecahkan Rekor Dunia Sepakbola

Senica menunjukkan 5 player buat peresmian jersey ini. Tidak hanya Egy, player yang lain yang tampak merupakan kapten regu Peter Pavlik, Juraj Piroska, Dominik Duda, serta pengawal gawang Henrich Ravas.

Egy bersama Piroska kedapatan memakai jersey tandang bercorak putih. Sebaliknya Duda serta Pavlik mengenakan jersey penting regu bercorak biru. Mereka nampak berlagak di atas alun- alun, mimbar, dan mesin pemotong rumput.

“ Kita amat suka sudah sukses memperoleh kawan kerja berarti yang lain, adidas serta SportFotbal. SportFotbal sudah bekerja di Republik Ceko buat durasi yang lama, serta menanggulangi klub- klub aliansi penting,” ucap ketua berolahraga David Balda dikutip halaman sah klub.

“ Kita bersama- sama mengonsep jersey kandang yang bagus ini. Tidak cuma bagus, tetapi pula berkepribadian kemenangan. Perusahaan- perusahaan ini hendak jadi agen waktu jauh kita. Kita pula lagi menyiapkan proyek- proyek penjualan bersama di era depan.”

Senica kembali hendak beradu sehabis sela waktu global. Mereka hendak menyajikan FK Pohronie, Sabtu( 11/ 9) malam Wib, pada minggu ketujuh Luar biasa Aliansi Slowakia. Instruktur Pavel Sustr menerangkan tidak mau mengecewakan pendukung mereka dengan metode membagikan kemenangan.

“ Semacam di peperangan kandang tadinya, kita berupaya membuat suka partisan, bukan cuma diri kita sendiri. Pasti saja kita mau berhasil, tidak cuma di kandang, tetapi pula dikala tandang,” cakap Sustr.

Cuma saja, Sustr mewaspadai kebangkitan Pohronie yang dikala ini terletak di tingkatan 11 klasemen sedangkan, ataupun satu tangga di atas posisi ahli kunci. Terlebih hasil kurang baik itu berakhir pada pemecatan Gergely Geri selaku instruktur.

“ Ini hendak jadi perlombaan yang susah. Pohronie lagi mencari nilai. Aku berspekulasi mereka hendak amat teguh dalam betahan, serta menghalau tiap bola yang tiba ke pertahanan,” ekstra Sustr.

Sedangkan untuk Pavlik, peperangan ini jadi momen istimewa. Alasannya, bek berumur 34 tahun itu menguatkan Pohronie pada masa kemudian. Pavlik menerangkan, beliau tidak hendak membiarkan penyerbu Pohronie masuk ke zona pertahanan Senica.

“ Aku pasti saja telah memandang perlombaan itu. Mereka merupakan calon rival yang berupaya meregang nilai dari kita, serta kita tidak hendak membiarkan itu terjalin, walaupun tadinya aku terletak di klub itu. Kita hendak berupaya mencapai hasil baik,” jelas Pavlik.