Tak Ingin Kalah, Facebook Ikutan Bikin Smartwatch

Tak Ingin Kalah, Facebook Ikutan Bikin Smartwatch

Tak mengidamkan kalah dengan perusahaan teknologi lainnya, Facebook dikabarkan sedang mengembangkan sebuah smartwatch.
Bandar Taruhan
Seperti umumnya smartwatch yang telah tersedia di pasaran selagi ini, perangkat wearable ini punya kapabilitas mendeteksi kesehatan dan membaca pesan di smartphone.

Mengutip laporan The Information, Sabtu (13/2/2021), smartwatch milik Facebook ini akan beroperasi gunakan OS Android milik Google.

Akan tetapi, laporan itu terhitung menjelaskan raksasa sarana sosial selanjutnya terhitung sedang mengembangkan sistem operasi sendiri untuk perangkat wearable milik perusahaan di era mendatang.

Smartwatch Facebook selanjutnya diyakini akan fokus pada fitur kesehatan dan messaging. Ini berarti, perangkat itu akan terintegrasi langsung dengan Messenger milik Facebook.

Tak menutup kemungkinan, smartwatch Facebook ini akan memberikan akses ke pengguna lebih cepat untuk mengakses layanan aplikasi sarana sosial tersebut.

Fitur Kesehatan di Smartwatch Facebook

Di sisi kesehatan, perangkat ini terhitung akan dapat mencatat bermacam macam jenis olahraga, berkomunikasi dengan pelatih, dan dapat mengakses dengan layanan kesehatan lainnya.

Sebagai tambahan, Facebook terhitung akan sertakan kapabilitas seluler di smartwatch-nya tersebut.

Ini bermakna smartwatch tidak wajib tetap mengakses dengan smartphone untuk dapat mendeteksi GPS atau lainnya.

Walau tetap belum tersedia tanggal pasti Facebook watch ini diluncurkan, banyak yang yakin smartwatch itu akan debut pada 2022.

Kampanye Phishing Facebook Sedang Marak Terjadi

Terkait berita Facebook lainnya, perusahaan keamanan siber CyberNews merilis laporan investigasi yang mengungkap operasi phishing berskala besar di Facebook.

Kunjungi Juga : Teknologi Terbaru Indonesia

Dalam laporan itu, perusahaan mengungkap kampanye phishing Facebook selanjutnya amat berbahaya dan berpotensi mencuri informasi spesial korban.

Kampanye phishing Facebook ini gunakan metode “Is that you” (Apakah itu kamu) yang telah lama dan kerap munculan di platform sarana sosial milik Mark Zuckerberg tersebut.