Berita Terkini Teknologi

Cheap Authenticjerseys – menyuguhkan informasi teknologi mencakup teknologi data, Otomotif, ilmu sampai informasi otomotif terkini serta terbaru.

SoftBank Siapkan $ 80 Miliar Untuk Gegerkan Produsen Swasta

Kepala Eksekutif SoftBank Group Masayoshi Son menyebutkan bahwa dia punyai kira-kira $ 80 miliar didalam wujud tunai untuk SoftBank Siapkan $ 80 Miliar Untuk Gegerkan Produsen Swastapeluang investasi dan pembelian lagi saham, dan berjanji untuk selalu berpegang terhadap taruhan besarnya yang populer terhadap perusahaan teknologi.

Peralihan jadi duit tunai dengan menjual beberapa investasi SoftBank beberapa gara-gara kecemasan atas berlanjutnya penyebaran virus korona secara global, Son menyebutkan kepada DealBook Online Summit yang diselenggarakan oleh New York Times (18/11).

“Ini pertama kalinya didalam sejarah kita untuk melikuidasi aset apa-pun secepat mungkin,” Son, berbicara berasal dari Tokyo, menyebutkan berkenaan penjualan SoftBank baru-baru ini.

Tahun ini, Softbank mendivestasikan lebih berasal dari $ 21 miliar saham di operator nirkabel AS T-Mobile US Inc dan menginformasikan penjualan desainer chip Arm senilai $ 40 miliar kepada Nvidia Corp. Son menyebutkan bakal “agresif” jika ada peluang berinvestasi di perusahaan kecerdasan buatan.

“Mungkin harga yang lebih baik saat ini untuk berinvestasi di unicorn. Mereka memerlukan dana,” kata Son, merujuk terhadap perusahaan swasta yang berharga setidaknya $ 1 miliar. Dia mengimbuhkan bahwa dia termasuk memiliki rencana untuk belanja lagi lebih banyak saham jika saham SoftBank jatuh.

SoftBank telah mengambil keputusan rencana pembelian lagi dan pengurangan utang senilai $ 41 miliar. Sahamnya telah naik lebih berasal dari dua kali lipat sejak posisi terendahnya di bulan Maret. Son menampik mengomentari laporan bahwa SoftBank tengah berpikir untuk menjadikan dirinya pribadi.

Son, yang populer gara-gara berinvestasi di awal-awal startup layaknya Grup Alibaba China serta perusahaan berbagi kantor WeWork, menyebutkan dia bakal terus mengambil alih alih saham di perusahaan publik yang menurutnya terdepan didalam perlombaan AI, termasuk Apple, Amazon, Google. dan Facebook.

Son belum lama ini termasuk setuju untuk memadukan dua decacorn yang selama ini beradu di bisnis ride healing, GoJek dan Grab. Merger berpeluang berlangsung menyusul melemahnya kinerja bisnis ke-2 perusahan itu gara-gara pandemi corona.

Sebelumnya, pembicaraan merger Grab dan Gojek terhadap delapan bulan lalu mendapat tentangan berasal dari Softbank, keliru satu pemegang saham terbesar Grab. Masayoshi Son yakin waktu itu bisnis ride-hailing bakal jadi industri monopoli di mana mereka yang paling banyak duit bakal menguasai pasar, ujar orang yang dekat dengan miliuner Jepang itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *