Menilik Teknologi STO Pengelolaan Aset Digital untuk Transaksi Aman dan Transparan

Menilik Teknologi STO Pengelolaan Aset Digital untuk Transaksi Aman dan Transparan

Melalui teknologi STO (Security Token Offering) menjadi babak baru perkembangan teknologi yang amat mungkin masyarakat berasal dari kalangan atas hingga kalangan bawah sanggup memiliki aset apapun, di manapun dan berapapun nilai asetnya.
FS88BET
Inilah yang melatarbelakangi managemen Perusahaan Diva Agra Selaras (PT DAS) bersama mengakibatkan masyarakat berasal dari beragam latar belakang untuk “melek digital dan tahu aset” yakni bersama memberikan edukasi dan pelatihan secara gratis, di kantor PT. Diva Agra Selaras, di Gedung Vinoti Living, Cipinang, Jakarta Timur.

Acara tersebut menghadirkan Master Yudi, pakar Block Chain dan Crypto Asset berasal dari Solodan dihadiri oleh sebagian wartawan senior yang juga merupakan pengurus dan anggota berasal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), perwakilan berasal dari Majalah Asrinesia, pemilik Vinoti Living dan para pebisnis serta undangan lainnya DAS merupakan Lead Agent untuk pemasaran kawasan wisata Pulau Katang Lingga yang memiliki luas 73 hektar di Kepulauan Riau (Kepri). Pembanguan fase pertama di Pulau Katang Lingga sudah dimulai.

Di fase ini ditargetkan bakal terbangun sebanyak 105 Vila di atas lahan seluas 10 hektar yang kepemilikannya dilakukan bersama pola gotong-royong berbasis digital yakni pakai Security Token Offering (STO).

Dengan rencana STO ini, siapapun dan apa-pun profesi serta latar belakang sosialnya sanggup memiliki vila di Katang Lingga bersama gampang dan cepat. Harga vila Katang Lingga yang berkisar pada Rp 5,6 Milyar hingga Rp 15 Milyar per unitnya kini sanggup dimiliki siapapun berasal dari merasa ibu rumah tangga, tukang becak, pegawai, pebisnis maupun lainnya.

Setelah berlangsung kesadaran para alumni peserta pelatihan diajak untuk “take action” dan segera mempraktikkan ilmunya yakni mengakusisi (memiliki secara bersama-sama) aset vila dan resort di Pulau Katang Lingga yang miliki nilai milyaran. Dengan rencana STO Anda tidak kudu memiliki uang milyaran untuk memiliki vila di Katang Lingga, apalagi bersama Rp 1 juta atau tidak cukup siapapun sanggup menjadi pemilik yang syah atas vila Katang Lingga.

Kabar bagusnya lagi, bersama teknologi blockchain dan STO ini menanggung seluruh transaksi yang dilakukan bakal tranparansi, immutable (tidak sanggup diganti-ganti/dimanipulasi/diintervensi) dan secure (aman). Tiga perihal di atas adalah ciri khas yang menempel terhadap block chain dan teknologi STO Pulau Katang merupakan tidak benar satu pulau yang terdapat di Kabupaten Lingga yang kini sedang berbenah untuk sanggup menjadi tidak benar satu destinasi favorit dan wisata berkelas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Jarak Pulau Katang Lingga berasal dari dermaga Barelang Ujung hanya kurang lebih 30 menit perjalanan pakai kapal dan sementara 1/2 jam itu tidak bakal merasa bikin jadi bosan gara-gara adanya suguhan keindahan pulau-pulau di sekitaran Pulau Katang Lingga. Katang Lingga secara geografis terlampau dekat bersama Kota Batam, yang notabanenya menjadi pintu masuk wisman terbesar di Kepri, terutama berasal dari Malaysia dan Singapura.

Dengan jarak tempuh hanya kurang lebih 1 hingga 2 jam lewat transportasi laut, maka Singapura dan Malaysia menjadi target market Pulau Katang Lingga. Hal itu yang medorong PT Angkasa Wijaya Group (AWG) berinvestasi ratusan milyar untuk memiliki dan membangun pulau yang terdapat di pintu masuk Kabupaten Lingga, Kepri tersebut. Seperti kami pahami bahwa dunia pariwisata adalah sektor bisnis yang paling kronis terdampak oleh pandemik covid19, tapi PT AWG justru mengambil alih ketetapan memulai pembangunan kawasan pariwisata Katang Lingga.

karena sangat percaya bahwa di tiap-tiap musibah atau persoalan pastilah Tuhan menitipkan pesan, hikmah sekaligus peluang. Hal itu diungkapkan Direktur PT Angkasa Wijaya Group, Wagianto Angkasa Wijaya sementara menerima kunjungan berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga belum lama ini.

Kunjungi Juga : Teknologi Terbaru Indonesia

Semangat beliau di sedang covid19 ternyata bukan saja sanggup mendatangkan jajaran Dinas Pariwisata Lingga maupun Kementerian Pariwisata dan Ekon