Jersey Kiper PSIS Semarang Menuai Kontrofersi Dan Langgar Regulasi

Jersey Kiper PSIS Semarang Menuai Kontrofersi Dan Langgar Regulasi – Kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, jadi pancaran sebab salah menggunakan jersey dikala tampak melawan PSM Makassar.

PSIS Semarang kembali mencapai hasil positif di minggu ke- 13 Aliansi 1 2021/ 2022.

cheap-authenticjerseys.us Berdekatan dengan PSM Makassar, PSIS Semarang sukses berhasil dengan angka pipih 1- 0.

Berhasil tunggal PSIS Semarang dilahirkan oleh Bruno Silva pada menit ke- 6.

Perlombaan ini juga tengah jadi pembicaraan hangat di alat sosial.

Baca Juga : Fakta-fakta Unik Dibalik Jersey Bola Basket NBA

Bukan sebab game kedua regu, peperangan ini jadi pancaran sebab perihal konyol yang dicoba kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra.

Dilansir kompas.com Jandia Eka Putra yang tampak selaku mengaktifkan malah nampak salah menggunakan jersey.

Dikala perlombaan Jandia Eka Putra nampak menggunakan jersey kiper persediaan PSIS Semarang, Joko Ribowo.

Perihal ini juga langsung jadi pancaran penggemar sepak bola di Tanah Air.

Banyak pihak yang mempersoalkan match commissioner yang membiarkan perihal ini terjalin.

PT Aliansi Indonesia Terkini( LIB) sendiri sudah menata permasalahan jersey ini dalam regulasi perlombaan.

Dalam artikel 20 mengenai blangko perlombaan, PT LIB menarangkan pertanyaan determinasi jersey player.

” Klub memastikan 11 Player penting serta 10 Player persediaan. No punggung yang dipakai wajib cocok dengan yang tercetak di blangko perlombaan,”

” Spesial buat pengawal gawang serta kapten wajib diserahkan ciri spesial,” suara regulasi PT LIB.

PT LIB juga menarangkan bila terdapat regu yang melaksanakan pelanggaran artikel ini hendak dikabarkan ke Panitia Patuh( Komdis) PSSI.

” Pelanggaran kepada artikel ini hendak dikabarkan ke Komdis PSSI,” suara regulasi PT LIB.

Saat ini PSIS Semarang juga rawan ganjaran dari Komdis PSSI.

Dalam regulasi perlombaan Aliansi 1 2021/ 2022 artikel 44, PSIS rawan kompensasi Rp 10 juta.

Tetapi, sepanjang ini belum terdapat ganjaran yang dikeluarkan PSSi terpaut kejadian ini.

Sampai informasi ini ditulis manajemen PSIS Semarang pula sedang belum berikan uraian terpaut permasalahan ini. KLASEMEN Aliansi 1 2021- 2022 sedang dipahami oleh Bhayangkara FC. Kemudian, pergantian juga terjalin di klasemen berakhir beberapa peperangan minggu ke- 13 diselenggarakan kemarin, salah satunya mempertemukan PSIS Semarang vs PSM Makassar.

Betul, pertandingan Aliansi 1 2021- 2022 kembali bergulir minggu ini. Terdapat sebaris peperangan asyik serta menarik yang mulai diselenggarakan semenjak kemarin. Salah satu peperangan yang diselenggarakan kemarin merupakan PSIS vs PSM. Hasilnya, PSIS berhasil pipih dengan angka 1- 0.

Kemenangan ini bawa PSIS menaiki posisi keempat dikala ini di kediaman klasemen sedangkan Aliansi 1 2021- 2022. Mereka keseluruhan telah membereskan 23 nilai. PSIS bergantung kencang Arema FC yang bersandar di posisi ketiga dengan jumlah nilai yang serupa, tetapi mereka belum menjalani peperangan ke- 13.

Di posisi awal serta kedua pada klasemen sedangkan Aliansi 1 2021- 2022 sendiri diisi oleh Bhayangkara FC serta Persib Bandung. Bhayangkara kian gigih di pucuk dengan koleksi nilai 29 nilai.

Bhayangkara menaikkan satu nilai bonus kemarin berakhir menahan timbal PSS Sleman dengan angka 0- 0. Sedangkan itu, Persib bersandar di posisi kedua dengan 25 nilai. Persib terkini hendak menjalani peperangan minggu ke- 13 pada Rabu 24 November 2021 dengan melawan Persiraja Banda Aceh.

Posisi 5 besar di klasemen sedangkan Aliansi 1 2021- 2022 dilengkapi oleh Bali United. Saat ini, Bali United telah membereskan 22 nilai, hasil dari 6 kemenangan, 4 timbal, serta 2 kegagalan.

Bruno Silva jadi pembeda dikala PSIS Semarang mengunci mulut PSM Makassar 1- 0. Berhasil tunggal player kelahiran Brasil itu membenarkan PSIS meraup 3 nilai dalam sambungan Aliansi 1 2021/ 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin( 22/ 11/ 2021).

Baca Juga : Jenis Jersey Badminton Sporty Cocok Serta Nyaman 2021

Jalannya perlombaan sesi awal, Pasukan Mahesa Jenar- julukan PSIS- langsung tampak melanda semenjak menit dini. Teruji, mereka sukses cap berhasil kilat melalui Bruno Silva di menit kelima. Berasal dari sapuan yang tidak sempurna dari Hasyim Kipuw, Silva sukses luncurkan depakan kerasnya. PSIS Semarang menang 1- 0 atas PSM Makassar.

Tidak lama berjarak, PSIS Semarang kembali menemukan kesempatan emasnya. Lagi- lagi Silva jadi aktornya. Alasannya, depakan leluasa yang ia eksekusi di menit ke- 11 membentur mistar gawang.

Juku Melafalkan–julukan PSM Makassar- berupaya buat membandingkan peran. Dengan adem regu besutan Milomir Seslija itu membuat serangannya. Sesungguhnya mereka menemukan kesempatan di menit ke- 13, tetapi Ajaran Udin kandas mengkonversikan dengan bagus korban yang diserahkan Yakob Sayuri.

Sayuri sesungguhnya sanggup membandingkan peran buat PSM Makassar di menit ke- 30. Dirinya menyambut korban manis dari Wiljan Pluim, tetapi juri garis menyangka posisi Sayuri dalam posisi offside. Sementara itu, bila diamati dari siaran balik, posisi ia sekelas dengan para player bertahan PSIS Semarang.

Merambah 5 menit durasi akhir di sesi awal, tempo game kedua kesebelasan terus menjadi hebat. Tetapi sampai peluit jauh dibunyikan oleh penengah, angka juga tidak berganti. PSIS Semarang menang 1- 0 atas PSM Makassar di sesi awal.

Merambah sesi kedua, PSM Makassar kali ini langusng main melanda. pada menit ke- 50, depakan Rasyid Bakri hampir menjebol gawang yang dilindungi Jandia Eka Putra. Alasannya depakan itu berganti arah karena hal player bertahan PSIS Semarang serta cuma berhasil sepak pojok.